Laman

Cari

Memuat...

Selasa, 31 Juli 2012

Proses Finishing Yang Disarankan


Furniture akan tampak mewah dan indah jika melalui proses finishing. Finishing dilakukan pada sebuah furniture juga untuk menjaga keawetannya. Dalam proses finishing ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Adapun beberapa proses yang harus dilakukan untuk finishing oil based yaitu :

1.  Sanding
Sanding merupakan proses pengamplasan benda yang dilakukan hingga permukaan kayu atau plywood halus sehingga tidak ada seratserat tegak di permukaan dan terbebas dari ujung kayu yang runcing. Grade kertas ampelas yang digunakan dari 120 hingga 240.

2.  WoodFiller
Proses ini dilakukan untuk menutupi poripori kayu yang terlalu besar atau lubang karena cacat pada waktu pengerjaan. Gunakan warna wood filler yang mendekati warna kayu atau warna akhir finishing.

3.  Staining
Pada proses ini, pewarnaan dilakukan dengan metode semprot. Ada beberapa yang melakukan proses pewarnaan sebelum base coat. Pengerjaannya dilakukan dengan metode wipping. Tetapi ada juga yang mencampur wood stain dengan bahan base coat sehingga pada lapisan pertama sudah bisa mendapatkan warna yang diinginkan.

4.  Sealer
Pengisian lapisan pelindung warna dilakukan dengan proses spray. Proses sealer ini bisa dikategorikan sebagai proses coating. Setelah proses penyemprotan sealer selesai, maka yang terakhir lakukan sanding atas sealer tersebut.

5.  Glazing
Glazing merupakan proses untuk menambah kedalaman pewarnaan. Perlu waktu untuk proses pengeringan bahan glaze ini sebelum dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

6.  Top Coat
Untuk top coat sebaiknya lapisan yang paling Atas tidak dicampur dengan warna. Karena to coat dapat dilkakukan lebih dari satu kali maka sebaiknya gunakan viscositas yang lebih. Lakukan sanding dengan kertas gosok yang basah jika proses top coat selesai.

7.  Polishing dan Compound
Proses ini merupakan proses yang paling akhir dalam proses finishing. Proses ini digunakan untuk menambah kualitas dari hasil finishing. Kegiatannya harus detail terutama saat menggosok permukaan kayu yang harus searah.

Kesimpulan
Sebaiknya gunakan ampelas dengan grade antara 240 hingga 320 untuk setiap prosesnya. Tetapi untuk proses top coat sebaiknya gunakan kertas ampelas bekas sehingga goresan ampelas tidak terlalu dalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...