Halaman

CARI ARTIKEL

Selasa, 31 Juli 2012

Proses Pengerjaan Furniture Bagian Finishing



1.  Assembling
Pada bagian ini furniture dirakit sesuai pesanan. Tetapi ada kemungkinan beberapa komponen perlu dirakit sebelum finishing, ada pula hanya dirakit setelah proses finishing.
Secara umum proses perakitan dilakukan sebelum finishing agar pada saat komponen sudah halus tidak akan lagi cacat karena goresan. Kekuatan dan daya tahan produk furniture terletak pada proses perakitan ini. Proses ini memerlukan kesabaran agar penggunaan lem sangat tepat dan tidak terlalu berlebihan. Selain itu pula kualitas sambungan (rapat/terbuka) hanya akan bisa diperbaiki di proses ini.
Proses perakitan merupakan salah proses yang relatif panjang dan rumit. Untuk produk yang 'fixed', pemasangan hardware juga menjadi bagian dari proses perakitan terutama untuk pemasangan engsel, kunci, dan alat pengikat lainnya.

2.  Kontrol laci, pintu, kestabilan, dan fungsi produk.
Di proses perakitan, pengecekan laci dan pintu dikerjakan di bagian perakitan. Untuk produk kursi misalnya, kursi harus sudah dalam keadaan terakit kuat dan stabil (tidak goyang) sebelum memasuki ruang finishing. Untuk memenuhi standar kualitas tersebut akan banyak proses tambahan pada saat perakitan.

3.  Finishing
Proses dasar yang terakhir dalam pembuatan furniture selanjutnya adalah finishing. Finishing adalah proses pelapisan akhir permukaan kayu yang bertujuan untuk memperindah permukaan kayu sekaligus memberikan perlindungan furniture dari serangan serangga ataupun kelembaban udara.
proses finishing harus dilakukan sebelum komponen dirakit karena finishing lebih mudah dilakukan sebelum komponen dirakit.

4.  Packaging
Setelah melalui proses finishing, tentu saja product dipindahkan ke bagian packing. Di dalam area ini beberapa aksesoris (kunci, handle, rel dll) dan perlengkapan lain dipasang kembali. Jenis-jenis packing yang digunakan juga tergantung pada tujuan akhir dan level kualitas furniture. Lebih mahal dan lebih jauh lokasi pengiriman membutuhkan packaging yang lebih kuat dan lebih cermat.
untuk mendapatkan kualitas semaksimal mungkin  seluruh proses tersebut harus dilakukan pada pembuatan furniture. kunci penting untuk keawetan dan kualitas furniture dari kayu terletak pada prosesnya. Hasil yang tidak melalui proses lengkap bisa membuat kesan pertama yang menarik akan tetapi tidak bertahan lama.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...